Menu Tutup

Praktek Guiding oleh Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris

Kegiatan ini dimulai dengan mendapatkan pejelasan oleh instruktur pemandu wisata yang sudah memiliki pelangalaman yang berkerja juga sebagai dosen di program studi Pendidikan bahasa Inggris dan didampingi oleh koordinator Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris serta beberapa dosen yang memiliki pengalaman memandu tourist lokal, nasional, maupun Inaternational. Penjelasan tersebut hanya mengingatkan kembali apa yang sudah dipelajari di kelas untuk praktekkan

Mahasiswa dapat mengaplikasikan dan mempraktekan teori yang dipelajari di kelas secara langsung di lapangan. Mahsiswa dibagi kedalam group kecil dan mahasiswa tersebut pada setiap group tersebut secara bergiliran menjadi tourists dan pemandu untuk mempraktekkan apa yang sudah dipelajari.

Mahasiswa mengalami langsung sebagai tourist dan juga sebagai pemandu. Kegiatan ini memberi dampak yang luar biasa kepada mahasiswa seperti penuturan beberapa mahasiswa. Humairah“ini pertama kali saya menjadi tourist guide dan ternayata tidak mudah bagi saya untuk menjelaskan secara rinci kepada tourist”. Hal ini menunjukan bahwa mahsiswa merasakan secara langsung bagaimana menjadi seorang pemandu wisata. Tidak hanya bahasa Inggris yang harus dikuasai oleh seorang pemandu wisata akan tetapi informasi yang juga menjadi hal yang sangat penting untuk dikuasai oleh seorang pemandu.

Salah satu peserta menuturkan bahwa ada tiga hal yang menjadi penting bagi seorang pemandu yaitu penguasaan bahasa, informasi dan pengalaman. Nurul Apriyana sebagai seorang peserta dalam kegiatan tersebut bependapat bahwa

“memiliki pengalaman itu sangat sebab penguasaan bahasa asing saja tidak cukup bagi seorang pemandu, seperti saya, saya menguasai informasi dan bahasa akan tetapi mengalami kesulitan dalam menyampaikan kerena saya belum memiliki pengalaman menjadi pemandu wisata”.

Hal ini menunjukan bahwa kegiatan ini sangat penting bagi mahasiswa untuk menimbah pengalaman mereka sebelum menyelesaikan studi mereka pada Program Studi Pendidikan bahasa Inggris.

Kegiatan seperti ini perlu diadakan setiap semester untuk memberi pengalaman kepada mahasiswa sehingga menjadi bekal bagi mereka menghadapi persaingan di era globalisasi. Setelah mempelajari teori, mereka diberi kesempatan untuk megimplementasikan toeri yang dipelajari dengan mempraktekkan di lapangan. Hal ini memberi dampak kepada mahasiswa akan pengalaman itu sangat penting dunia kerja. Mereka akan mempersiapkan diri untuk bersaing didunia kerja setelah mereka lulus nanti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *